UKM PSHT Sabet Juara di Ajang Jogjakarta Championship

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby
 
Rabu, (24/10) kabar membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa Persaudaraan Setia Hati Terate Universitas 17 Agustus 1945 (UKM PSHT UNTAG) Surabaya. Mereka berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam Jogjakarta Championship di Sasana Amorogo. Kejuaraan nasional ini diselenggarakan oleh Sayap Rajawali dengan dukungan Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, MPR RI, dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada kejuaraan ini UKM PSHT mengirimkan 8 anggota terbaiknya dan semuanya berhasil meraih tempat. Anggota UKM PSHT-Siti Nurul Aini mengatakan, “Saya bangga bisa menjadi salah satu juara dalam kejuaraan ini. Kami para anggota UKM PSHT dihadapkan dengan pesilat-pesilat hebat dari seluruh Indonesia. Kami senang bisa mendapatkan pengalaman dan teman baru.”

Siti Nurul Aini berhasil menjadi juara 1 dalam kategori tanding 42 kg dan Vera Febriyanti berhasil menjadi juara 2 dalam kategori tanding 50 kg. Adapun predikat juara 3 diraih oleh  Imam Syafii dalam kategori tanding 72 kg, Jerry Yulianto dalam kategori tanding 51 kg, dan Eko Agus Prasetyo dalam kategori tanding 46 kg. Adapun M. Khairul Azman dalam kategori tanding 58 kg, Futika Dewi dalam kategori tanding 49 kg, dan M. Aziz Pratama dalam kategori tanding 46 kg terpilih sebagai Juara Harapan 1. Dalam kejuaraan ini 8 atlet UKM PSHT didampingi oleh Rizki Eko Kurniawan sebagai ofisial. “Sebelum bertanding seluruh atlet mengikuti latihan pemusatan yaitu latihan khusus fokus tanding selama 2-3 bulan. Karenanya kami optimis dan yakin menang. Kalau tidak optimis maka latihan kami akan sia-sia. Apalagi kalau kalah, maka dukungan universitas sia-sia,” tutur Rizki.

Hal senada disampaikan oleh Siti. Ia berterima kasih kepada pihak universitas yang telah memberikan dukungan dana maupun dukungan moril. “Bangga, senang, terharu, puji syukur masih bisa diberi kesempatan. Ini adalah kemenangan semua pihak,” katanya. Ketua UKM PSHT-Malikul Anam mengaku bangga, usia muda tidak menjadi penghalang bagi UKM PSHT untuk berprestasi. “UKM PSHT telah ada sejak 3 tahun lalu, akan tetapi baru diresmikan pada Juli 2018. Kami termotivasi untuk terus berprestasi agar eksistensi kami diakui. Dan inilah jawabannya,” kata Malikul saat diwawancarai di Kantor Humas UNTAG Surabaya pada Jumat, (2/11).  Pihaknya berharap agar didukung dengan fasilitas ruangan dan pelatih. “Semoga semakin berkembang dan menambah prestasi, sehingga semakin dikenal dan membanggakan universitas. Selama ini kami berlatih secara otodidak dan di sembarang tempat, karenanya kami berharap bisa mendapatkan ruang dan pelatih atlet (seni dan tanding),” tukasnya. (Um)

www.untag-sby.ac.id

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UKM Teater Kusuma Borong Penghargaan dalam Festival Teater Mahasiswa Sepasang Aktor